BeRBaGi PeNGaLaMaN (TuMoR OvArIuM)

Selasa pagi, sekitar dua bulan yang lalu, kakak saya terbangun dari tidurnya dan mengeluhkan perutnya yang sakit. Besoknya, kakak saya mengeluh perutnya terasa lebih sakit daripada sebelumnya. Dan perut kakak saya terlihat membengkak disebelah kiri, walaupun yang tersa sakit disebelah kanan.  Orang tua saya pun langsung membawa kakak saya ke rumah sakit terdekat. Saat di rumah sakit, dokter meminta kakak saya melakukan USG untuk melihat apa yang ada di dalam perutnya.

Setelah di USG, dokter memberikan dua buah kemungkinan penyakit yang diderita oleh kakak saya. Walaupun menurut saya kedua-duanya bukan kemungkinan yang baik. Kemungkinan pertama yaitu usus buntu, dan kemungkinan kedua adalah tumor ovarium. Dokter kemudian menyarankan agar kakak saya melakukan CT-SCAN untuk melihat lebih jelas lagi. Setelah menunda beberapa hari karena kebetulan kakak saya sedang ujian, orang tua saya membawa kakak saya ke RSCM untuk diperiksa, dan memang hasilnya positif tumor ovarium.

Tumor tersebut sudah cukup besar, ukurannya sekitar 8x16x7 cm. Dokter memutuskan untuk dilakukan operasi. Kakak saya pun menyetujui dan melakukan operasi setelah sekitar seminggu mengurus kesiapan ditambah menginap di rumah sakit sekitar 2-3 hari untuk kesiapannya menjalani operasi.

Akhirnya tiba hari kakak saya menjalani operasi. Dia memperoleh urutan pertama, yaitu pagi hari sekitar pukul 8. Tadinya saya ingin di rumah dan pergi kuliah, tapi tiba-tiba saya memperoleh telepon bahwa tumor kakak aya termasuk tumor yang ganas. Ibu saya meminta saya untuk segera pergi ke rumah sakit dan menemani kakak saya. Saya akhirnya bolos kuliah dan pergi ke rumah sakit.

Operasi berlangsung singkat, kira-kira pukul 10 kakak saya sudah keluar dari ruang operasi. Dokter mengatakan kondisi kakak saya sangat bagus dan cenderung stabil. Setelah tumor diangkat, kakak saya terlihat lebih kurus. Berat badannya suadh berkurang sekitar 4-5 kg. Ternyata, berat tumor yang telah diangkat sudah mencapai 1 kilogram.

Sekarang kakak saya sudah keluar dari rumah sakit, walaupun harus tetap kerumah sakit untuk melakuakan kemoterapi karena tumornya termasuk ganas, kakak saya tetap berusaha masuk kuliah dan menyelesaikan skripsinya. Kakak saya dianjurkan untuk memakan buah sirsak atau meminum jus sirsak dan air rebusan daun sirsak untuk membunuh sisa tumor yang ada. Sekarang pun kakak saya masih rajin meminumnya dan tinggal melakuakn 3-4 kali kemoterapi lagi.

Semoga kakak saya cepat sembuh. Untuk teman-teman sekalian, penyakit ini, memang terlihat mendadak. Tetapi sebenarnya ada sebabnya. Tertama untuk kaum perempuan, sebaiknya terus menjaga kesehatan organ wanita anda agar tidak mudah terserang penyakit. Karena salah satu penyebab kematian terbesar perempuan di dunia adalah penyakit pada organ wanita seperti tumor ovarium dan kanker serviks. Teruslah berhati-hati kawan…

One thought on “BeRBaGi PeNGaLaMaN (TuMoR OvArIuM)

  1. Mba, boleh tau wkt operasi kakanya sama dokter siapa ya namanya
    Saya didiagnosa ada tumor pada ovarium juga, in8 sudah hampir 4 bln sejak 0er5ama kali sakit
    Skrg 0erut saya udh membesar
    Tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s