[TUGAS SOFTSKILL] E-Commerce

Nama   : Triyana Putri

NPM   : 52409007

Kelas   : 4IA07

Dosen : Dini Wahyuni

Definisi E-Commerce

Electronic Commerce (E-Commerce) secara umum merupakan kegiatan bisnis (perniagaan/perdagangan) atau jasa yang berhubungan erat dengan konsumen (Consumers), Manufaktur, Internet Service Provider (ISP) dan Pedagang Perantara (Intermediateries) dengan menggunakan media elektronik. Dalam hal ini media elektronik utama dengan menggunakan internet.

Terdapat beberapa definisi e-commerce meurut para ahli, antara lain :

  • E-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama (Robert E. Johnson)
  • E-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, dan pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. (Gary Coulter & John Buddemeir)
  • Kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, Fax, telepon dsb. (Donna Perry)
  • E-commerce yaitu berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet, khususnya World wide web.(whatis.com)
  • E-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data dijital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual (OECD, 1997).
  • E-commerce memiliki arti bahwa sebuah website dapat menjadi sebuah modal bagi perusahaan, dimana website  tersebut dapat menghasilkan uang dan dapat menggambarkan perusahaan anda di internet pada saat yang bersamaan.(Planet web E-commerce Solutions)
  • E-commerce adalah menjual barang dagangan dan atau jasa melalui internet. Seluruh pelaku yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, kebijakan-kebijakan pengembalian barang dan uang,  periklanan, dll.(E-commerce Net)

E-commerce memiliki 5 konsep dasar :

  • Automation

Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual (konsep “enterprise resource planning”)

  • Streamlining / Integration

Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif (konsep “just in time”).

  • Publishing

Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan  jasa yang diperdagangkan (konsep “electronic cataloging”)

  • Interaction

Pertukaran informasi/data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan human error  (konsep “electronic data interchange”)

  • Transaction

Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan institusi lain sebagai fungsi pembayar (konsep “electronic payment”)

Ruang Lingkup E-Commerce

  • Electronic Business, merupakan lingkup aktifitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas
  • Electronic Commerce, merupakan perdagangan yang dilakukan secara elektronik, mencakup:

– Perdagangan Via internet

– Perdagangan dengan fasilitas web internet

– Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik

Kerangka Dasar E-Commerce

Aplikasi e-commerce disusun berdasarkan infrastruktur teknologi, yaitu kombinasi antar komputer, jaringan komunikasi dan software komunikasi.

Infrastruktur :

  1. Jasa bisnis umum (proses pembelian & penjualan)
  2. Distribusi pesan dan informasi  (pengiriman & pengambilan informasi)
  3. Isi multi media dan publikasi jaringan
  4. Information Superhighway

Jenis-Jenis E-Commerce

  • Business to business (B2B)

Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas produk yang besar.

Karakteristik :

–      Disebut juga transaksi antar perusahaan

–      Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi

–      Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

  • Business to Costumer (B2C) melalui internet

Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.

Karakteristik :

–      Disebut dengan transaksi pasar

–      Konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi elektronik

–      Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment

–      Meminta agar barang dikirimkan

  • Costumer to Costumer (C2C)

Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.

  • Government to Nation (G2N)

Keuntungan E-Commerce

Bagi pengelola bisnis:

–          Perusahaan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia

–          Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktu

Bagi konsumen:

–       Harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat

Bagi manajemen:

–        Peningkatan pendapatan & loyalitas pelanggan

Kelebihan E-Commerce

  • Otomatisasi, menggantikan proses manual
  • Integrasi, meningkatkan efisiensi & efektifitas proses
  • Publikasi, memberikan jasa promosi & komunikasi atas produk & jasa yang dipasarkan
  • Interaksi, pertukaran data/informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error”
  • Transaksi, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yg melibatkan institusi lain.

Keamanan E-Commerce

Secara umum, keamanan merupakan salah satu komponen atau servis yang dibutuhkan untuk menjalankan eCommerce. Beberapa bagian dari keamanan ini sudah dibahas di atas dalam bagian tersendiri, seperti Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dan privacy. Untuk menjamin keamanan, perlu adanya kemampuan dalam bidang ini yang dapat diperoleh melalui penelitian dan pemahaman. Beberapa topik (issues) yang harus dikuasai antara lain akan didaftar di bawah ini.

Teknologi Kriptografi. Teknologi kriptografi menjelaskan bagaimana mengamankan data dengan menggunakan enkripsi. Berbagai sistem sudah dikembangkan seperti sistem privae key dan public key. Penguasaan algoritma-algoritma populer digunakan untuk mengamankan data juga sangat penting. Contoh algoritma ini antara lain DES, IDEA, RC5, RSA dan ECC (Ellliptic Curve Cryptography). Penelitian dalam bidang ini di perguruan tinggi merupakan suatu hal yang penting. Salah satu masalah dalam mengamankan enkripsi adalah bagaimana memastikan bahwa hanya sang penerima yang dapat mengakses data. Anda dapat menggembok data dan mengirimkannya bersama kuncinya ke alamat tujuan, tetapi bagaimana memastikan kunci itu tidak dicuri orang di tengah jalan? Salah satu cara untuk memecahkannya adalah bahwa si penerima yang mengirimkan gemboknya, tetapi tidak mengirimkan kuncinya. Anda menggembok data dengan gembok yang dikirim olehnya dan mengirimkannya. Si penerima kemudian akan membukanya dengan kunci miliknya yang tidak pernah dikirimkannya ke siapa-siapa. Kini masalahnya bila data yang digembok itu dicuri orang, tetapi dengan enkripsi yang kompleks akan sangat sulit bagi orang itu untuk mengakses data yanmg sudah digembok itu.

One Time Pasword. Penggunaan password yang hanya dapat dipakai sebanyak satu kali. Biasanya password angka digital yang merandom angka setiap kali transaksi.

Konsultan keamanan. Konsultan, organisasi, dan institusi yang bergerak di bidang keamanan dapat membantu meningkatkan dan menjaga keamanan. Contoh organisasi yang bergerak di bidang ini adalah IDCERT. Berikut ini contoh peningkatan keamanan dengan organisasi tertentu :

  • Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
  • Yang menandakan suatu retailer web site aman atau tidak adalah adanya tanda khusus yang muncul di status bar di bagian bawah layar browser. Pada IE, tanda yang muncul adalah tanda gembok terkuncidi pojok kanan status bar. Sedangkan pengguna Netscape Navigator, akan melihat tanda kunci di pojok kiri status bar. Walaupun begitu, karena standar yang dipakai untuk secure connection ini relatif baru, belum semua cybershop menggunakan standar ini.
  • Kumpulan dari banyak cybershop yang telah terintegrasi dinamakan cybermall. Beberapa cybermall akan mengecek terlebih dahulu legitimasi dari cybershop yang akan masuk, sehingga dapat menghindari adanya cybershop yang palsu. Beberapa cybermall jugamenyediakan jasa-jasa tambahan, seperti billing atau tagihan yang tersentralisasi, menjadikan proses belanja menjadi lebih mudah dan aman.

Perbedaan E-Commerce dengan Bisnis Lain

E-commerce mengacu kepada penggunaan internet untuk belanja online, seperti untuk belanja produk dan jasa. Contohnya terjadi ketika konsumen men-order tiket, buku atau hadiah, produk berwujud maupun tidak berwujud melalui internet. Sampel lainnya ketika sebuah organisasi atau individu membayarkan sejumlah uang via internet. Itulah yang membedakan E-commerce dengan bisnis lain yang pada umumnya dikerjakan tanpa melalui internet sebgai perantara kegiatan bisnisnya.

Selain itu, E-commerce sering dikaitkan dengan E-Business, padahal keduanya sangat berbeda. Karena, ruang lingkup E-Commerce lebih sempit sedangkan ruang lingkup E-Bisnis mencakup bisnis secara keseluruhan. Sehingga dapat dikatakan E-commerce merupakan bagian dari E-Business. Istilah E-Business meng-cover semua area bisnis. E-Business terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan para klien atau nasabah melalui email. Pemasaran dilakukan melalui internet, menjual produk atau jasa melalui internet, menggunakan internet untuk riset pasar, menggunakan internet untuk meng-hire orang, menggunakan internet untuk promosi produk dan jasa, dan sebagainya.

Mekanisme Pasar E-Commerce

  • E-Marketplace

Suatu lokasi diInternet, di mana suatu  perusahaan dapat memperoleh atau memberikan informasi, mulai  transaksi pekerjaan, atau bekerja sama dalam pekerjaan apapun

  • E-Marketspace

Pasar di mana para penjual dan para pembeli menukar jasa dan barang-barang untuk uang atau untuk jasa dan barang-barang lainnya, yang dilakukan secara elektronis

  • Supply Chain

Merupakan suatu aliran barang, informasi, uang, dan jasa dari  melalui para penyalur pabrik-pabrik dan  gudang sampai kepada pelanggan akhir. Termasuk juga organisasi dan pemroses yang menciptakan dan mengirimkan kepada pelanggan akhir.

  • Faktor Sukses E-Market

–      Karakteristik Produk

  • Tipe Produk
  • Harga Produk
  • Ketersediaan Standar Produk
  • Informasi Produk

–      Karakteristik Industri

  • Diperlukan Broker
  • Intellegent System boleh menggantikan Broker

–      Karakteristik Penjual

  • Konsumen akan mencari penjual dengan harga yang murah
  • Volume Rendah dengan margin keuntungan transaksi yang lebih tinggi

–      Karakteristik Pembeli

  • Pembeli yang sesuai dengan selera
  • Pembeli yang seperti pasien / selalu butuh
  • Pembeli yang menganalisa

 

 

Mekanisme Penjualan Barang dan Jasa pada E-Commerce

  • Pembeli yang hendak memilih belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan ‘shopping cart’untuk menyimpan data tentang barang-barang yang telah dipilih dan akan dibayar. Konsep ‘shopping cart’ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. ‘Shopping cart’biasanya berupa formulir dalam web, dan dibuat dengan kombinasi CGI, database, dan HTML. Barang-barang yang sudah dimasukkan ke shopping cart masih bisa di-cancel, jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut.
  • Jika pembeli ingin membayar untuk barang yang telah dipilih, ia harus mengisi form transaksi. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli serta nomor kartu kredit. Karena informasi inibisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah, maka pihak penyedia jasa e-commerce telah mengusahakan agar pengiriman data-data tersebut berjalan secara aman, dengan menggunakan standar security tertentu.
  • Setelah pembeli mengadakan transaksi, retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa pos langsung ke rumah pembeli. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui internet.

 

 

Sumber :

http://dewi_anggraini.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17387/E-Commerce.ppt

http://ridha.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13748/pert14.ppt

http://wiwied.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/9036/slide_E-Commerce.pdf

http://deris.unsri.ac.id/materi/deris/ecommerce_deris.pdf

http://andriksupriadi.wordpress.com/2009/11/18/perbedaan-e-bisnis-dan-e-commerce/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s