Bidang-Bidang yang Terkait dengan Bioinformatika

Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah (ilmu yang mempelajari) penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.

Secara umum, Bioinformatika dapat digambarkan sebagai : segala bentuk penggunaan komputer dalam menangani informasi-informasi biologi. Dalam prakteknya, definisi yang digunakan oleh kebanyakan orang bersifat lebih terperinci. Bioinformatika menurut kebanyakan orang adalah satu sinonim dari komputasi biologi molekul (penggunaan komputer dalam menandai karakterisasi dari komponenkomponen molekul dari makhluk hidup).

Bidang-Bidang yang Terkait dengan Bioinformatika

Biophysics

Biologi molekul sendiri merupakan pengembangan yang lahir dari biophysics. Biophysics adalah sebuah bidang interdisipliner yang mengaplikasikan teknik- teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur dan fungsi biologi (British Biophysical Society). Sesuai dengan definisi di atas, bidang ini merupakan suatu bidang yang luas. Namun secara langsung disiplin ilmu ini terkait dengan Bioinformatika karena penggunaan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur membutuhkan penggunaan TI.

Computational Biology

Computational biology merupakan bagian dari Bioinformatika (dalam arti yang paling luas) yang paling dekat dengan bidang Biologi umum klasik. Fokus dari computational biology adalah gerak evolusi, populasi, dan biologi teoritis daripada biomedis dalam molekul dan sel. Tak dapat dielakkan bahwa Biologi Molekul cukup penting dalam computational biology, namun itu bukanlah inti dari disiplin ilmu ini. Pada penerapan computational biology, model-model statistika untuk fenomena biologi lebih disukai dipakai dibandingkan dengan model sebenarnya. Dalam beberapa hal cara tersebut cukup baik mengingat pada kasus tertentu eksperimen langsung pada fenomena biologi cukup sulit. Tidak semua dari computational biology merupakan Bioinformatika, seperti contohnya Model Matematika bukan merupakan Bioinformatika, bahkan meskipun dikaitkan dengan masalah biologi.

Medical Informatics

Menurut Aamir Zakaria [ZAKARIA2004] Pengertian dari medical informatics adalah “sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan, dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.” Medical informatics lebih memperhatikan struktur dan algoritma untuk pengolahan data medis, dibandingkan dengan data itu sendiri. Disiplin ilmu ini, untuk alasan praktis, kemungkinan besar berkaitan dengan data-data yang didapatkan pada level biologi yang lebih “rumit” –yaitu informasi dari sistem-sistem superselular, tepat pada level populasi—di mana sebagian besar dari Bioinformatika lebih memperhatikan informasi dari sistem dan struktur biomolekul dan selular.

Cheminformatics

Cheminformatics adalah kombinasi dari sintesis kimia, penyaringan biologis, dan pendekatan data-mining yang digunakan untuk penemuan dan pengembangan obat (Cambridge Healthech Institute’s Sixth Annual Cheminformatics conference). Pengertian disiplin ilmu yang disebutkan di atas lebih merupakan identifikasi dari salah satu aktivitas yang paling populer dibandingkan dengan berbagai bidang studi yang mungkin ada di bawah bidang ini.

Salah satu contoh penemuan obat yang paling sukses sepanjang sejarah adalah penisilin, dapat menggambarkan cara untuk menemukan dan mengembangkan obatobatan hingga sekarang –meskipun terlihat aneh–. Cara untuk menemukan dan mengembangkan obat adalah hasil dari kesempatan, observasi, dan banyak proses kimia yang intensif dan lambat. Sampai beberapa waktu yang lalu, disain obat dianggap harus selalu menggunakan kerja yang intensif, proses uji dan gagal (trial-error process).

Kemungkinan penggunaan TI untuk merencanakan secara cerdas dan dengan mengotomatiskan proses-proses yang terkait dengan sintesis kimiawi dari komponen-komponen pengobatan merupakan suatu prospek yang sangat menarik bagi ahli kimia dan ahli biokimia. Penghargaan untuk menghasilkan obat yang dapat dipasarkan secara lebih cepat sangatlah besar, sehingga target inilah yang merupakan inti dari cheminformatics.

Ruang lingkup akademis dari cheminformatics ini sangat luas. Contoh bidang minatnya antara lain: Synthesis Planning, Reaction and Structure Retrieval, 3-D Structure Retrieval, Modelling, Computational Chemistry, Visualisation Tools and Utilities.

Genomics

Genomics adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar. Genomics adalah setiap usaha untuk menganalisa atau membandingkan seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih. Secara logis tentu saja mungkin untuk membandingkan genom-genom dengan membandingkan kurang lebih suatu himpunan bagian dari gen di dalam genom yang representatif.

Mathematical Biology

Mathematical biology lebih mudah dibedakan dengan Bioinformatika daripada computational biology dengan Bioinformatika. Mathematical biology juga menangani masalah-masalah biologi, namun metode yang digunakan untuk menangani masalah tersebut tidak perlu secara numerik dan tidak perlu diimplementasikan dalam software maupun hardware. Bahkan metode yang dipakai tidak perlu “menyelesaikan” masalah apapun; dalam mathematical biology bisa dianggap beralasan untuk mempublikasikan sebuah hasil yang hanya menyatakan bahwa suatu masalah biologi berada pada kelas umum tertentu. Menurut Alex Kasman [KASMAN2004] Secara umum mathematical biology melingkupi semua ketertarikan teoritis yang tidak perlu merupakan sesuatu yang beralgoritma, dan tidak perlu dalam bentuk molekul, dan tidak perlu berguna dalam menganalisis data yang terkumpul.

Proteomics

Istilah proteomics pertama kali digunakan untuk menggambarkan himpunan dari protein-protein yang tersusun (encoded) oleh genom. Ilmu yang mempelajari proteome, yang disebut proteomics, pada saat ini tidak hanya memperhatikan semua protein di dalam sel yang diberikan, tetapi juga himpunan dari semua bentuk isoform dan modifikasi dari semua protein, interaksi diantaranya, deskripsi struktural dari proteinprotein dan kompleks-kompleks orde tingkat tinggi dari protein, dan mengenai masalah tersebut hampir semua pasca genom. Michael J. Dunn [DUNN2004], Pemimpin Redaksi dari Proteomics mendefiniskan kata “proteome” sebagai: “The PROTEin complement of the genOME”. Dan mendefinisikan proteomics berkaitan dengan: “studi kuantitatif dan kualitatif dari ekspresi gen di level dari protein-protein fungsional itu sendiri”. Yaitu: “sebuah antarmuka antara biokimia protein dengan biologi molekul”.

Mengkarakterisasi sebanyak puluhan ribu protein-protein yang dinyatakan dalam sebuah tipe sel yang diberikan pada waktu tertentu –apakah untuk mengukur berat molekul atau nilai-nilai isoelektrik protein-protein tersebut– melibatkan tempat penyimpanan dan perbandingan dari data yang memiliki jumlah yang sangat besar, tak terhindarkan lagi akan memerlukan Bioinformatika.

Pharmacogenomics

Pharmacogenomics adalah aplikasi dari pendekatan genomik dan teknologi pada identifikasi dari target-target obat. Contohnya meliputi menjaring semua genom untuk penerima yang potensial dengan menggunakan cara Bioinformatika, atau dengan menyelidiki bentuk pola dari ekspresi gen di dalam baik patogen maupun induk selama terjadinya infeksi, atau maupun dengan memeriksa karakteristik pola-pola ekspresi yang ditemukan dalam tumor atau contoh dari pasien untuk kepentingan diagnosa (kemungkinan untuk mengejar target potensial terapi kanker). Istilah pharmacogenomics digunakan lebih untuk urusan yang lebih “trivial” — tetapi dapat diargumentasikan lebih berguna– dari aplikasi pendekatan Bioinformatika pada pengkatalogan dan pemrosesan informasi yang berkaitan dengan ilmu Farmasi dan Genetika, untuk contohnya adalah pengumpulan informasi pasien dalam database.

Pharmacogenetics

Tiap individu mempunyai respon yang berbeda-beda terhadap berbagai pengaruh obat; sebagian ada yang positif, sebagian ada yang sedikit perubahan yang tampak pada kondisi mereka dan ada juga yang mendapatkan efek samping atau reaksi alergi. Sebagian dari reaksi-reaksi ini diketahui mempunyai dasar genetik. Pharmacogenetics adalah bagian dari pharmacogenomics yang menggunakan metode genomik/Bioinformatika untuk mengidentifikasi hubungan-hubungan genomik, contohnya SNP (Single Nucleotide Polymorphisms), karakteristik dari profil respons pasien tertentu dan menggunakan informasi-informasi tersebut untuk memberitahu administrasi dan pengembangan terapi pengobatan. Secara menakjubkan pendekatan tersebut telah digunakan untuk “menghidupkan kembali” obat-obatan yang sebelumnya dianggap tidak efektif, namun ternyata diketahui manjur pada sekelompok pasien tertentu. Disiplin ilmu ini juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan dosis kemoterapi pada pasien-pasien tertentu. Gambaran dari sebagian bidang-bidang yang terkait dengan Bioinformatika di atas memperlihatkan bahwa Bioinformatika mempunyai ruang lingkup yang sangat luas dan mempunyai peran yang sangat besar dalam bidangnya. Bahkan pada bidang pelayanan kesehatan Bioinformatika menimbulkan disiplin ilmu baru yang menyebabkan peningkatan pelayanan kesehatan.

Komentar :

Menurut saya, bioinformatika memiliki banyak bidang dikarenakan Bioinformatika itu sendiri merupakan suatu bidang interdisipliner (satu cabang ilmu pengetahuan saja/ilmu pengetahuan serumpun). Hal tersebut menimbulkan banyak pilihan bagi orang yang ingin mendalami Bioinformatika. Ini sangat bagus, karena ilmu biologi merupakan salah satu ilmu yang paling dekat dengan kedokteran. Sehingga, dengan banyaknya bagian/cabang ilmu lain yang mengembangkannya, bidang kedokteran pun akan berkembang dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Sumber :

Aprijani, Dwi Astuti, & Elfaizi, M. Abdushshomad, BIOINFORMATIKA: Perkembangan, Disiplin Ilmu dan Penerapannya di Indonesia, http://kambing.ui.ac.id/bebas/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/50/Bioinformatika.pdf

http://id.wikipedia.org/wiki/Bioinformatika

ARTIKEL BIOINFORMATIKA – Membuat Pohon Filogenetik

Evolutionary Tree General (Image from all-creatures.org)

Pohon filogenetik dibuat untuk memvisualisasikan hubungan evolusi diantara berbagai spesies atau benda-benda lain. Pohon filogenetik yang berupa diagram bercabang-cabang ini dapat dikonstruksi berdasarkan kesamaan atau perbedaan sifat fisik atau genetik seperti sekuen DNA, sekuen asam amino (protein), pola pemotongan enzim restriksi, ukuran allel pada analisa microsatellite, dan lain-lain. Dalam artikel ini kita akan membuat pohon filogenetik berdasarkan sekuen DNA gen 16S ribosomal RNA dari bakteri-bakteri.

Misalkan kita mengisolasi bakteri-bakteri yang hidup di permukaan kulit kita, misalnya ketiak yang kaya akan bakteri golongan Micrococcaceae, kemudian kita mengisolasi DNA genom bakteri-bakteri tersebut secara langsung dan melakukan amplifikasi PCR untuk gen 16S rRNA menggunakan primer universal. Produk PCR tersebut diklon ke plasmid dan setiap klon yang tumbuh dianalisa sekuen DNA insertnya yang notabene adalah sekuen dari gen 16S rRNA bakteri-bakteri yang hidup di dalam tanah sampel kita tadi.

Untuk melihat hubungan kekerabatan antar spesies bakteri yang hidup di permukaan kulit tersebut, kita bisa mengkonstruksi pohon filogenetik berdasarkan sekuen gen 16S rRNA mereka. Bagaimana caranya? Yuk kita coba langkah-langkah berikut ini:

Mengumpulkan Sekuen DNA

Hasil analisa DNA sequencing kita kumpulkan dalam satu file. Hal ini bisa dilakukan dengan bantuan software seperti BioEdit (lihat artikel Sequence Alignment di BioEdit), sekuen-sekuen tersebut disimpan dalam satu file berformat FASTA agar lebih mudah nantinya.

Contoh file FASTA untuk membuat pohon filogenetik bisa Anda unduh di sini.

Multiple Sequence Alignment

Kumpulan sekuen tadi harus dialignment atau disejajarkan posisinya untuk melihat jarak kedekatan antar masing-masing sekuen. Kita bisa meminta bantuan software ClustalW2 untuk melakukan Multiple Sequence Alignment. Software ini tersedia secara gratis untuk diunduh atau kita juga bisa menggunakan software ClustalW2 secara online. Salah satu yang online tersedia di website EBI (European Bioinformatics Institute) di alamat http://www.ebi.ac.uk/Tools/clustalw2/.

Berikut ini caranya:

ClustalW2 Input Window for Alignment

  • Buka situs ClustalW2 di EBI website
  • Ada dua cara memasukkan sekuen-sekuen kita, bisa dengan copy-paste dari file berformat FASTA tadi, atau kita bisa mengunggah (upload) file tersebut.
  • Untuk sementara Anda tidak perlu mengubah parameter apapun yang ada di situ
  • Setelah selesai memasukkan/mengunggah sekuen, klik tombol “RUN” untuk memulai analisa.
  • Tunggu beberapa saat hingga laman hasil alignment terbuka dengan sempurna.

Pada laman hasil alignment terdapat beberapa bagian, yaitu:

ClustalW2 Result Window for Alignment

  • Lokasi file-file hasil alignment dan hasil konstruksi pohon filogenetik yang dapat kita unduh, yaitu pada tabel “RESULT OF SEARCH”.
  • Tabel skor alignment
  • Hasil alignment itu sendiri
  • Guide Tree dan Cladogram

Selanjutnya Anda harus mengunduh (download) file hasil alignment tadi, yaitu dengan mengklik kanan pada link “Alignment File”, lalu “Save” ke harddisk komputer.

Membuat Pohon Filogenetik

Langkah selanjutnya adalah membuat pohon filogenetik tree berdasarkan hasil alignment yang sudah kita buat barusan menggunakan bantuan ClustalW2. Sekarang pun kita akan menggunakan software ClustalW2 kembali, namun kali ini file inputnya sudah dialignment.

Contoh file hasil alignment dapat didownload di sini.

ClustalW2 Input Window for Phylogenetic Tree Construction

  • Buka situs ClustalW2 di EBI website
  • Ada dua cara memasukkan sekuen-sekuen kita, bisa dengan copy-paste dari file yang sudah dialignment tadi, atau kita bisa mengunggah (upload) file tersebut.
  • Ubahlah parameter “TREE TYPE” menjadi “nj” (neighbor-joining). Ini adalah salah satu algoritma untuk mengkonstruksi pohon filogenetik.
  • Setelah selesai, klik tombol “RUN” untuk memulai analisa.
  • Tunggu beberapa saat hingga laman hasil alignment terbuka dengan sempurna.

Pada laman hasil alignment terdapat beberapa bagian, yaitu:

ClustalW2 Result Window for Phylogenetic Tree Construction

  • Lokasi file-file hasil alignment dan hasil konstruksi pohon filogenetik yang dapat kita unduh, yaitu pada tabel “RESULT OF SEARCH”.
  • Neighbor-Joining Tree yang masih dalam bentuk angka-angka
  • Phylyp Tree, juga dalam bentuk angka-angka
  • Cladogram/Phylogram

Untuk mengkonstruksi atau membuat pohon filogenetik dengan program tambahan, unduhlah file “OUTPUT FILE”, “NEIGHBOR-JOINING TREE FILE” dan “PHYLIP TREE FILE” pada tabel “RESULT OF SEARCH” ke komputer Anda.

Menampilkan Pohon Filogenetik

Kita akan menggunakan software TreeView X untuk membuat pohon filogenetik. Software ini dapat diunduh secara gratis dari situs darwin.zoology.gla.ac.uk/~rpage/treeviewx/

Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Buka software TreeView X yang telah terinstall di komputer
  • Pilih menu “FILE” –> “OPEN” untuk membuka file. Pilih jenis file-nya “PHYLIP (*.ph)”
  • Buka file berekstensi *.ph yang telah Anda unduh tadi (contoh file dapat Anda temukan di sini)
  • Pohon filogenetik kini telah terbentuk

Phylogenetic Tree using TreeView X. Treetype = Slanted Cladogram

Tampilan pohon filogenetik tersebut dapat kita modifikasi dengan mengubah beberapa parameter diantaranya:

  • Bentuk Tree bisa berupa “SLANTED CLADOGRAM”, “RECTANGULAR CLADOGRAM” atau “PHYLOGRAM”
  • Tree dapat dibuat dalam bentuk “ROOTED” maupun “UNROOTED”
  • Urutan cabang pohon filogenetik dapat diubah pada menu “TREE” –> “ORDER”
  • Parameter-parameter lainnya dapat Anda coba ubah-ubah sendiri sehingga diperoleh pohon filogenetik yang memiliki visualisasi bagus

Phylogenetic Tree using TreeView X. Treetype = Phylogram

Contoh di atas hanyalah salah satu cara dan jenis pohon filogenetik yang biasa dibuat. Masih banyak jenis input lain dan cara memvisualisasikan hubungan evolusi di antara berbagai spesies atau benda-benda.

 

Sumber : http://sciencebiotech.net/membuat-pohon-filogenetik/

 

Artikel diatas merupakan salah satu artikel yang terdapat dalam situs http://sciencebiotech.net/, situs ini adalah salah satu situs mengenai bioteknologi yang cukup lengkap dan disajikan dalam bahasa Indonesia. berikut adalah komentar saya secara pribadi mengenai artikel ini.

Komentar :

Artikel diatas menjelaskan tentang pembuatan pohon filogenetik yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan hubungan evolusi diantara berbagai spesies atau benda-benda lain. Pohon ini dapat dikonstruksi berdasarkan kesamaan atau perbedaan sifat fisik atau genetik seperti sekuen DNA, sekuen asam amino (protein), pola pemotongan enzim restriksi, ukuran allel pada analisa microsatellite, dan lain-lain. Dengan adanya pohon ini, kita dapat memperoleh gambaran secara visual mengenai evolusi spesies misalnya bakteri. Sehingga, apabila terdapat penyakit yang diserang oleh jenis bakteri tertentu, kita dapat mengetahui cara menyembuhkannya berdasarkan evolusi perkembangannya. Dalam artikel ini juga dijelaskan mengenai aplikasi yang dibutuhkan dan cara menggunakannya hingga didapatkan sebuah pohon filogenetik. Hal ini membuktikan bahwa teknologi informasi sangat dibutuhkan tidak hanya untuk bidang teknologi, informasi atau telekomunikasi saja. Melainkan juga dapat membantu dalam perkembangan dibidang biologi. Hal ini tentu saja menarik, karena dapat membuktikan bahwa perkembangan teknologi informasi memiliki peran yang sangat besar pada berbagai bidang, bahkan bidang keilmuwan seperti biologi.

Artikel diatas sangat menarik, situs  http://sciencebiotech.net/ menjelaskan dengan cukup jelas dan disertai dengan contoh implementasinya. Apabila teman-teman ingin mengetahui artikel lain mengenai bioinformatika atau bioteknologi selain bidang bioinformatika, teman-teman dapat berkunjung ke halaman situs tersebut.

Penerapan Komputasi Modern

Pada bagian ini, saya akan memberi contoh mengenai penerapan komputasi modern. Seperti yang sudah dijelaskan pada posting sebelumnya, komputasi modern memiliki beberapa jenis. Namun, jenis yang paling sering dipergunakan pada jaman sekarang ini adalah cloud computing komputasi awan).

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

Contoh penerapan cloud computing dilakukan oleh salah satu perusahaan yang bergerak dibidang massa dan merupakan yang terbesar di Indonesia yaitu Toko Buku Gramedia yang tergabung dalam jaringan toko buku dalam perusahaan Kompas Gramedia.

Penerapan cloud computing yang dapat dilihat misalnya kemampuannya dalam pencarian (searching) dan pembelian buku online yang dapat diakses dimana saja. Tidak hanya melalui web di komputer, tetapi juga dapat diakses di ponsel maupun tablet pc yang dapat terkoneksi dengan internet.

Berikut adalah tampilan awal website :

gramed1

Terdapat dua cara untuk pencarian item yang kita inginkan. Cara pertama yaitu ada pada menu yang sudah dikelompokkan sesuai dengan jenis barang yang dijual. Jika, kita memilih menu buku, maka akan muncul sub menu mengenai jenis buku yang kita inginkan. Seperti gambar berikut :

 gramed2

Berikut contoh tampilan jika kita ingin melihat buku apa saja yang termasuk dalam jenis buku komputer bagian programming :

gramed3

Dibagian yang dilingkari bisa dilihat bahwa kita dapat memilih jenis pencarian untuk buku komputer programming berdasarkan favorit, top seller (penjualan terbaik), new arrival (buku baru), price (harga, mulai dari yang termurah), dan name (judul buku sesuai abjad alfabet).

Cara kedua adalah dengan langsung melakukan pencarian pada search bar yang ada di pojok kanan atas halaman web. Misalnya kita ingin melakukan pencarian buku yang menjelaskan tentang CodeIgniter, seperti berikut :

gramed4

Maka akan didapat hasil :

gramed5

Itu untuk service dalam hal pencarian (searching). Selain dapat melakukan pencarian, kita juga dapat melakukan transaksi pembelian buku secara online.

Caranya, pertama-tama kita harus membuat akun baru dengan cara memilih menu sign-in yang ada di bagian paling atas halaman web. Kemudian isi semua data yang diminta, terutama alamat.

gramed7

Kemudian, pilih buku dan klik add to chart untuk mengisi daftar belanja di account anda

gramed8

Kemudian, masuk ke halaman shopping chart anda dengan memilih menu shopping chart yang ada dibagian paling atas halaman. Maka, keranjang belanja anda akan terisi. Jika anda ingin melanjutkan transaksi pembelian, pilih menu checkout.

gramed9

Kemudian isi data dan pilih continue sampai step terakhir (receipt)

gramed10

Barang yang dipesan pun siap diantarkan ke alamat anda. Jangan lupa untuk melakukan pembayaran sesuai yang telah dikonfirmasi pada saat pemesanan online.

Komentar :

Menurut pendapat saya, website Gramedia ini sudah sangat baik terutama dari segi penyediaan pelayanan (service) misalnya dalam hal pencarian (searching) maupun pembelian buku secara online. Alur yang mudah dimengerti membuat user dari berbagai kalangan dapat menggunakan segala fasilitas yang ada dengan baik. Untuk faktor keamanan juga sangat terjamin, contoh kecilnya saja. Kita tidak dapat mengakses menu diluar halaman web utama (mis. buka tab baru). Kita harus membuka web ini untuk satu halaman saja, jika tidak akan muncul pesan berikut :

gramed

Hal tersebut membuktikan bahwa keamanan merupakan hal yang sangat penting dalam website ini. Selain itu, yang paling utama adalah kemudahan dalam mengakses website ini. Karena menggunakan konsep cloud computing, pengaksesan web dan segakla fasilitas yaang ada didalamnya tidak hanya dapat dilakukan pada pc komputer. Laptop saja, namun juga dapat diakses melalui ponsel atau tablet pc yang terkoneksi dengan internet. Sehingga, user dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun. Dengan konsep ini, selain konsumen dipermudah dalam mencari apa yang diinginkan maupun berbelanja, pihak gramedia pun dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar selain yang didapat dari penjualan langsung di toko.

Kekurangan dari website ini adalah tampilan interface yang menurut saya masih bisa dibuat lebih menarik lagi. Selebihnya sudah sangat baik.

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan#cite_note-4

http://gramediaonline.com

Komputasi Modern

Pengertian Komputasi Modern

Komputasi dapat diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.

Modern adalah Sebuah perspektif menegaskan bahwa modern adalah suatu keadaan dimana masyarakat telah menghasilkan produk-produk secara massal guna memenuhi kebutuhan sehingga kehidupan menjadi lebih mudah.

Jadi Komputasi Modern adalah suatu pemecahan masalah menggunakan komputer untuk menghasilkan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pengguna dalam kehidupan sehari-sehari. Secara umum, iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu / sains. Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.

Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Sejarah Penemu Konsep Komputasi Modern

Konsep Komputasi Modern berasal dari seorang ilmuwan besar abad di 21, bernama John Von Neumann. Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputasi modern. Karya – karya yang dihasilkan adalah karya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu.

John Von Neumann

Von Neumann lahir di Budapest – Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Dia adalah anak pertama dari pasangan Neumann Miksa dan Kann Margit.  Von Neumann belajar berbagai tempat dan beberapa tempatnya di Berlin dan Zurich. Di tempat itu beliau mendapatkan diploma pada bidang teknik kimia pada tahun 1926. Pada tahun yang sama dia mendapatkan gelar doktor pada bidang matematika dari Universitas Budapest.

Keahlian Von Neumann terletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep seluler automata, teknologi bom atom, dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer. Kegeniusannya dalam bidang matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.

Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC dan merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.

Jenis-jenis Komputasi Modern

1. Mobile computing

Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel.

2. Grid computing

Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar.

3. Cloud computing

Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.

Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.

 

Sumber :

http://resariski.wordpress.com/2012/03/19/477/

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan

[TUGAS SOFTSKILL] Badan Usaha

Nama   : Triyana Putri

NPM     : 52409007

Kelas   : 4IA07

Pengertian Badan Usaha

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau keuntungan dan memberi layanan kepada masyarakat. Disebut kesatua yuridis  karena  badan  usaha  umumnya  berbadan  hukum.  Disebut  kesatuan ekonomis karena factor-faktor produksi yang terdiri atas  sumber daya alam, modal dan tenaga kerja dikombinasikan untuk  mendapat laba, Pada umumnya dimiliki oleh pihak swasta, seperti  PT. Astra Internatinal. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Perbedaan Badan Usaha dengan Perusahaan 

Perusahaan  merupakan  kesatuan  teknis  dalam  produksi  yang  tujuannya menghasilkan barang dan jasa.

Aspek Badan Usaha Perusahaan
Tujuan Mencari  laba  atau  memberi layanan Menghasilkan  barang dan jasa
Fungsi Kesatuan  organisasi  (badan) untuk mengurus perusahaan Alat badan usaha untuk mencapai tujuan
Bentuk Yuridis/hukum dapat  berbentuk PT,CV, Firma atau koperasi Pabrik, bengkel atau unit produksi

Jenis-Jenis Badan Usaha

Badan usaha dapat dikelompokkan atas dasar kegiatan yang dilakukan, kepemilikan modal dan wilayah negara.

Pengelompokkan Badan Usaha Berdasarkan Kegiatan yang dilakukan

1)    Badan usaha yang bergerak di bidang ekstraktif adalah badan usaha yang kegiatannya mengambil hasil alam secara langsung, sehingga menimbulkan manfaat tertentu. Contohnya pertambangan, perikanan laut, penebangan kayu, dan pendulangan emas atau intan.

2)    Badan Usaha yang bergerak di bidang agraris adalah badan usaha yang kegiatannya mengolah alam sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih banyak. Contohnya pertanian, perikanan darat, peternakan, dan perkebunan.

3)    Badan Usaha yang bergerak di bidang industri adalah badan usaha yang kegiatannya mengolah dari bahan mentah menjadi barang jadi yang siap untuk dikonsumsi. Contohnya: perusahaan tekstil, industry logam, kerajinan tangan, dan sebagainya.

4)    Badan Usaha yang bergerak di bidang perdagangan adalah badan usaha yang kegiatannya menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen, atau kegiatan atau jual beli. Contohnya grosir, pedagang eceran, supermarket, perusahaan ekspor impor, dan sebagainya.

5)    Badan Usaha yang bergerak di bidang jasa adalah badan usaha yang kegiatannya bergerak dalam bidang pelayanan jasa tertentu kepada konsumen. Contoh: salon, dokter, bengkel, notaris, asuransi, bank, dan akuntan.

Pengelompokkan Badan Usaha Berdasarkan Kepemilikan Modal

1)    Badan Usaha milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh swasta, dapat berbentuk perseorangan maupun persekutuan. Contoh: firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, koperasi, dan sebagainya.

2)    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara, yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN bergerak di sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contoh: perjan, perum, dan persero.

3)    Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah. Contoh: Bank Jateng, Bank Jabar, dan PDAM.

4)    Badan Usaha Campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian milik pemerintah dan sebagian milik swasta. Contohnya Persero di mana modal yang dimiliki oleh badan usaha ini adalah 51% atau lebih dimiliki pemerintah dan paling banyak 49% dimiliki oleh swasta atau investor. Contoh lain adalah PT Telkom, PT Angkasa Pura, dan PT BNI.

Pengelompokkan Badan Usaha Berdasarkan Wilayah Negara

1)    Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri

2)    Badan Usaha Penanaman Modal Asing

Bentuk Badan Usaha

Dilihat dari segi hukum, badan usaha di bedakan menjadi :

1. Badan Usaha Milik Negara ( BUMN )

a)    Pengertian Badan Usaha Milik Negara

Berdasarkan UU RI No. 19 Th 2003 Tentang BUMN adalah badan usaha yang seluruhnya  atau sebagian modalnya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Negara yang dipisahkan.

b)   Ciri-ciri BUMN

  • Pemerintah sebagai pemegang saham
  • Segala hak, kewajiban dan tanggungjawab berada di tangan Negara
  • Tujuan utamanya mencari keuntungan dan melayani masyakat (public service)
  • Pemerintah sebagai pemegang hak atas segala kekayaan dan usahanya
  • Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan badan usaha
  • Pengawasan dilakukan oleh kelengkapan Negara yang diberi wewenang khusus
  • Berfungsi sebagai fasilisator perekonomian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat
  • Direksi bertanggung jawab penuh atas penguasaan BUMN dan mewakili baik di dalam  maupun diluar pengadilan

c)    Tujuan Pendirian BUMN

  • Melayani kepentingan masyarakat umum
  • Mencegah praktek monopili swasta
  • Sumber pendapatan Negara
  • Mengoptimalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam untuk kesejahteraan

d)   Bentuk-bentuk BUMN

  • Badan Usaha Perseroan (Persero)

Persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 51% milik Negara.

Contoh : PT. Pertamina, PT. KAI, PT Bank BNI Tbk, PT. Kimia Farma Tbk.

  • Badan Usaha Umum (Perum)

Perum adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki olehNegara yang bertujuan untuk kemanfaatan umum sekaligus mencari keuntungan.

Contoh : Perum Peruri

2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

a)    Pengertian Badan Usaha Milik Swasta

BUMS adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Badan usaha swasta dibedakan atas badan usaha swasta dalam negeri dan badan usaha swasta asing.

b)   Maksud dan tujuan pendirian BUMS

Tujuan murni BUMS adalah untuk mencari keuntungan dan pengembangan modal. Tugas  utama BUMS adalah menyediakan barang/jasa melalui usaha komersial.

c)    Jenis badan usaha swasta

  • Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan adalah BUMS yang permodalanya berasal dari satu orang sehingga dimiliki dan dikelolah oleh yang bersangkutan. Tanggungjawab bersifat tidak terbatas sehingga semua keuntungan dan  resiko kerugian ditanggung sendiri.

  • Perusahaan Persekutuan

(1)   Firma

Didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama, kekayaan pribadi dan badan usaha  juga tidak dipisahkan.

(2)   Persekutuan Komanditer (CV)

Didirikan oleh beberapa orang yang terbagi dalam sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif adalah orang yang mengelolah badan usaha. Sedangkan sekutu pasif tidak mengelolah badan usaha namun  menyedikan modal.

(3)   Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas adalah badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terdiri atas saham-saham. Pemilik saham terbesar memiliki control terbesar dalam badan usaha. Kebangkrutan PT tidak ada hubungannya dengan kehidupan pribadi para pemilik.

(4)   Perusahaan Swasta Asing

Merupakan badan usaha yang permodalannya seluruhnya dimiliki oleh pihak asing, yang keberadaannya di Indonesia.

3. Badan Usaha Milik daerah (BUMD)

Merupakan badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Pada umumnya tujuan pendirian BUMD adalah untuk memberikan pelayanan pada masyarakat daerah setempat. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan badan usaha ini memperluas jangkauan pelayanan ketingkat regional, nasional bahkan internasional. Contoh : Bank DKI.

4. Badan Usaha Campuran (Gabungan)

Selain beberapa bentuk badan usaha di atas, terdapat juga badan usaha yang merupakan gabungan dari beberapa badan usaha. Pertimbangan  penggabungan badan usaha tersebut adalah agar proses atau kegiatan badan usaha lebih efektif dan efisien. Perusahaan/badan usaha dapat berbentuk :

a)    Joint Venture 

Adalah bentuk kerjasama antara beberapa perusahaan yang berasal dari beberapa  Negara menjadi satu perusahaan untuk mencapai konsentrasi kekuatan ekonomi yang lebih padat.

b)    Trust 

Adalah gabungan dari beberapa badan usaha yang dilebur dan disatukan menjadi badan usaha yang baru yang lebih besar dan kuat. Contohnya Bank Mandiri.

c)    Holding Company 

Penggabungan badan usaha dengan badan usaha lainnya dengan cara membeli sebagian besar saham.

5. Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

6. Yayasan

Yayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.

Fungsi dan Peran Badan Usaha

Fungsi Badan Usaha

(1) Fungsi Komersial

Fungsi komersial badan usaha berkaitan dengan usaha untuk  menghasilkan produk yang bermutu dan harga bersaing atau  memberikan  pelayanan  yang  berkualitas  kepada  pelanggan.  Fungsi  komersial  dapat  mencapai  sasaran  yang  ditetapkan  dengan :

  • Fungsi manajemen →  Planing, Organizing, Actuating, Controling. 
  • Fungsi Operasional → Dengan mengelolah sumber daya manusia, produksi, pemasaran,  dan  pembelajaan sebaik-baiknya.

(2) Fungsi Sosial

Fungsi sosial badan usaha diperlihatkan  dalam kegiatan :

  • Penyediaan kesempatan kerja
  • Alih teknologi dan pengetahuan pekerja perusahaan
  • Perbaikan lingkungan hidup

Peran Badan Usaha Dalam Perekonomian Indonesia

Peran  Badan  Usaha  Dalam  Perekonomian  Indonesia  adalah  sebagai berikut :

  • Memproduksi  dan  menyediakan  barang  dan  jasa  bagi masyarakat
  • Sebagai agen pembangunan
  • Menciptakan lapangan kerja
  • Mempercepat alih teknologi
  • Menghasilkan devisa
  • Sumber penerimaan pajak bagi pemerintah

 

Adapun beberapa alasan pendirian suatu badan usaha adalah

  • untuk hidup,
  • bebas dan tidak terikat,
  • dorongan sosial,
  • mendapat kekuasaan, atau
  • melanjutkan usaha orang tua.

 

Faktor – faktor  yang harus dihadapi atau diperhitungkan di dalam pendirian suatu badan usaha, khususnya di bidang IT adalah:

  • Barang dan Jasa yang akan dijual
  • Pemasaran barang dan jasa
  • Penentuan harga
  • Pembelian
  • Kebutuhan Tenaga Kerja
  • Organisasi intern
  • Pembelanjaan
  • Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll.

 

Di dalam pendirian suatu badan usaha, ada terdapat beberapa fungsi yang akan terlibat di dalam bisnis-nya:

  • Manajemen: cara karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan.
  • Pemasaran: cara produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
  • Keuangan: cara perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya
  • Akuntansi: ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  • Sistem Informasi: meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bejerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis

 

Proses Pendirian Badan Usaha

  1. Mengadakan rapat umum pemegang saham.
  2. Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan).
  3. Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing-masing).
  4. Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari dept. kehakiman).

Perizinan pembuatan badan usaha perlu dirancang agar dalam pelaksanaan kegiatan, para pelaku dunia usaha menyadari akan tanggung jawab dan tidak asal dalam melakukan praktik kerja yang dapat merugikan orang lain atau bahkan Negara. Peraturan perizinan memliki mata rantai prosedur yang panjangnya bergantung pada skala perusahaan yang akan didirikan. Adapun yang menjadi pokok yang harus diperhatikan dalam hubungannya dengan pendirian badan usaha ialah :

  • Tahapan pengurusan izin pendirian

Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi.

  • Tahapan pengesahan menjadi badan hukum

Tidak semua badan usaha mesti ber badan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing ( UU PMA ).

  • Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani

Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb. Badan hukum.

  • Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain yang terkait

Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM, Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan, Izin Reklame, dll.

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_usaha

http://www.slideshare.net/alifasya/modul-2-badan-usaha

http://ssbelajar.blogspot.com/2012/08/jenis-jenis-badan-usaha.html

http://freezcha.wordpress.com/2011/04/14/badan-usaha/

[Part 4] Disk Forensik

3. METADATA DAN DISK COPY

            Metadata  adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya membuat menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola. Metadata sering disebut sebagai data tentang data atau informasi tentang informasi.

Metadata ini mengandung informasi mengenai isi dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu nantinya dalam suatu basis data. Jika data tersebut dalam bentuk teks, metadatanya biasanya berupa keterangan mengenai nama ruas (field), panjang field, dan tipe fieldnya: integer, character, date, dll.

Untuk jenis data gambar (image), metadata mengandung informasi mengenai siapa pemotretnya, kapan pemotretannya, dan setting kamera pada saat dilakukan pemotretan. Satu lagi untuk jenis data berupa kumpulan file, metadatanya adalah nama-nama file, tipe file, dan nama pengelola (administrator) dari file-file tersebut. Sebagai kemudahan tidak hanya dalam dunia digital manusia mengenal konsep metadata, dari prefix meta yang secara umum mempunyai arti sebagai abstraksi data.

Metadata is data about data

Saat kita mencari-cari buku cetak di perpustakaan, kita mencari-carinya dalam katalog. Sebuah deretan kertas kecil yang berisi judul buku, pengarang, penerbit dan informasi kecil lainnya yang cukup berarti yang disusun struktural. Pengelola perpustakaan menyediakan metadata dalam bentuk katalog untuk kemudahan pencarian. Lebih mudah mencari buku melalui katalog satu lemari dibandingkan harus mencarinya dengan berjalan dari rak ke rak buku di sebuah perpustakaan yang luas.

Metadata is information about data

Informasi kecil yang cukup representatif dalam katalog memberikan kemudahan pencarian. Dunia komputer mempermudah hal tersebut, misalnya kita mencari sebuah nama berkas dokumen teks dalam sebuah harddisk berukuran 120GB, yang kita tahu hanya nama berkas. Pencarian tersebut dilakukan oleh komputer, kita hanya tinggal menunggu berkas tersebut sebenarnya ada di direktori mana.

Metadata is information about information

Secara bertingkat proses di atas adalah menyusun data dari data, data disusun lagi menjadi data, terus berulang, ripitum ad infinitum, hingga kita sendiri bisa terkecoh mana data dan mana metadata, sebab metadata adalah data juga. Akhirnya arti metadata menjadi lebih global, menjadi informasi tentang informasi, mengikuti evolusi dunia informasi, segalanya adalah informasi.

Fungsi  metadata

  • membuat sumberdaya bisa ditemukan dengan menggunakan kriteria yang relevan;
  • mengidentifikasi sumberdaya
  • mengelompokkan sumberdaya yang serupa
  • membedakan sumberdaya yang tak miliki kesamaan
  • memberikan informasi lokasi

Jenis metadata

Terdapat tiga jenis utama metadata:

  1. Metadata deskriptif menggambarkan suatu sumberdaya dalam maksud seperti penemuan dan identifikasi. Dia bisa meliputi elemen semisal judul, abstrak, pengarang, dan kata kunci.
  2. Metadata struktural menunjukkan bagaimana kumpulan obyek disusun secara bersama-sama menjadi satu, semisal bagaimana halaman-halaman ditata untuk membentuk suatu bab.
  3. Metadata administratif menyediakan informasi untuk membantu mengelola sumberdaya, semisal terkait kapan dan bagaimana suatu informasi diciptakan, tipe dokumen dan informasi teknis lainnya, serta siapa yang bisa mengaksesnya.

 

DISKCOPY

Diskcopy merupakan tool forensik dengan dasar program MS-DOS yang dipergunakan oleh ahli forensik agar dapat bekerja dengan baik dan tidak mengubah data. Diskcopy juga merupakan Tool kit yang memungkinkan untuk mengumpulkan dan analisis data. Karena ahli hukum percaya bit lebih mudah dipalsukan daripada kertas, maka aturan utamanya adalah “preserve then examine”.

Diskcopy sangat diperlukan untuk melakukan eksplorasi suatu media dan menemukan data yang relevan. Juga agar dapat melihat dan mengelola semua bukti pada hardisk.

 

4. DATA RECOVERY

Data recovery merupakan bagian dari analisa forensik di mana hal ini merupakan komponen penting di dalam mengetahui apa yang telah terjadi, rekaman data, korespondensi, dan petunjuk lannya. Banyak orang tidak menggunakan informasi yang berasal dari data recovery karena dianggap tidak murni/asli/orisinil.

Setiap sistem operasi bekerja dalam arah yang unik, berbeda satu sama lain (walaupun berplatform sistem operasi yang sama). Untuk melihat seberapa jauh data sudah dihapus atau belum, perlu memperhatikan segala sesuatu yang ada dalam raw disk. Jika data yang digunakan untuk kejahatan ternyata masih ada, maka cara yang termudah adalah menguji data dengan pemanfaatan tool yang ada pada standar UNIX, seperti strings, grep, text pagers, dan sebagainya. Sayangnya, tools yang ada tidak menunjukkan data tersebut dialokasikan di mana.

Contohnya, intruder menghapus seluruh system log files (dimulai dari bulan, hari, dan waktu) dari minggu pertama Januari, seharusnya ditulis untuk melihat syslog tersebut: Melalui investigasi dari sistem yang dirusak oleh intruder, sistem files UNIX yang modern tidak menyebar contents dari suatu file secara acak dalam disk. Sebagai gantinya, sistem files dapat mencegah fragmentasi file, meskipun setelah digunakan beberapa tahun.

File content dengan sedikit fragmentasi akan lebih mudah untuk proses recover dari pada file content yang menyebar dalam disk (media penyimpanan). Tetapi sistem file yang baik memiliki beberapa keuntungan lain, salah satunya mampu untuk menghapus informasi untuk bertahan lebih  lama dari yang diharapkan.

Dalam kasus Linux, sistem file extension tidak akan menghapus lokasi dari urutan pertama 12 blok data yang tersimpan dalam inode jika file sudah dipindah/dihapus. Hal ini berarti menghapus data dapat dikembalikan langsung dengan menggunakan icat dalam inode yang terwakilkan. Seperti metode data recovery lainnya, tidak akan menjamin jika data tetap ada di tempat semula. Jika file dihapus dalam sistem operasi Linux, inode’s time akan terupdate. Dengan menggunakan informasi tersebut, data dapat dikembalikan dari 20 inode pada sistem file yang dihapus.

Sumber :

http://firdadoang.blogspot.com/2011/10/disk-forensik-bagian-3.html

http://rosariaayumanist.blogspot.com/2011/10/data-recovery.html

http://alandalhaq.blogspot.com/2011/10/disk-forensik-bagian-4.html

Materi lainnya :

Kelompok 2 (4IA07)

Bagian 1 => Dewi Indah Prastuti  (54409482)

Bagian 2 =>Ferdata Adhitya         (50409643)

Bagian 3 =>Khoirotunnisa             (54409814)

Bagian 5 =>Wita Arthalia               (54409826)

CONTOH KASUS CYBER CRIME

  1. Laporan pengaduan dari US Custom (Pabean AS) adanya tindak penyelundupan via internet yang dilakukan oleh beberapa orang Indonesia, dimana oknum – oknum tersebut telah mendapat keuntungan dengan melakukan Webhosting gambar – gambar porno di beberapa perusahaan Webhosting yang ada di Amerika Serikat.

Berdasarkan kasus di atas, dapat kita analisa bahwa jenis kejahatan tersebut masuk ke dalam jenis Illegal Contents. Mengapa masuk dalam jenis tersebut, karena Illegal Contents merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Dan motif dari kejahatan tersebut merupakan kejahatan abu-abu, dengan sasaran kejahatannya menyerang hak milik (Againts Property).

Penyelesaian :

ü  Perlunya peningkatkan firewall yang kuat.

ü  Adanya respon control yang cepat dari pihak yang bertanggung jawab.

  1. Video mesum Ariel dan Luna maya, dan gambar – gambar porno para artis dan masyarakat umum.

Kasus tersebut termasuk ke dalam jenis Infringements of Privacy, karena kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Motifnya termasuk kejahatan abu-abu dengan sasaran kejahatannya menyerang hak milik orang lain (Againts Property). Modus dari kejahatan ini adalah pencemaran nama baik.

Penyelesaian :

ü  Mengeblok situs-situs yang berkaitan dengan pornografi.

ü  Meningkatkan aturan-aturan yang berarti tentang pornografi.

ü  Adanya kesadaran masyarakat itu sendiri.

ü  Sebisa mungkin tidak terpengaruh pada hal demekian.

  1. Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip http://www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain http://www.klik-bca.com, http://www.kilkbca.com, http://www.clikbca.com, http://www.klickca.com. Dan http://www.klikbac.com. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya.

Kasus di atas merupakan kejahatan dalam kategori Data Forgery, karena merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku. Motifnya tindak kejahatan yang murni kriminal. Modus dari kejahatan ini adalah penipuan.

Penyelesaian :

ü  Peningkatan sistem keamanan jaringan komputer.

ü  Peningkatan kerja sama antar negara untuk menanggulangi cybercrime.

ü  Perlu adanya dukungan dari pemerintah untuk menangani kasus cybercrime.

  1. Tentunya masih hangat dalam pikiran kita saat seorang hacker bernama Dani Hermansyah, pada tanggal 17 April 2004 melakukan deface dengan mengubah nama – nama partai yang ada dengan nama- nama buah dalam website http://www.kpu.go.id yang mengakibatkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu yang sedang berlangsung pada saat itu. Dikhawatirkan, selain nama – nama partai yang diubah bukan tidak mungkin angka-angka jumlah pemilih yang masuk di sana menjadi tidak aman dan dapat diubah, padahal dana yang dikeluarkan untuk sistem teknologi informasi yang digunakan oleh KPU sangat besar sekali. Untung sekali bahwa apa yang dilakukan oleh Dani tersebut tidak dilakukan dengan motif politik, melainkan hanya sekedar menguji suatu sistem keamanan yang biasa dilakukan oleh kalangan underground (istilah bagi dunia Hacker).

Kasus di atas merupakan kejahatan yang dilakukan oleh hacker, karena tindakan yang senang memprogram dan percaya bahwa informasi adalah sesuatu hal yang sangat berharga dan ada yang bersifat dapat dipublikasikan dan rahasia, dan yang dilakukan hanyalah memuaskan rasa keingintahuannya yang berlebih mengenai komputer dan juga memiliki tujuan. Motif kejahatannya merupakan kejahatan abu-abu, dengan menyerang hak milik orang lain (Againts Property) atau dapat juga dikatakan menyerang pemerintah (Againts Government). Jenis kejahatan ini termasuk ke dalam jenis data forgery, hacking-cracking, sabotage and extortion, atau cyber terrorism. Modus kejahatan ini adalah pengacauan perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU.

Penyelesaian kasus ini :

ü  Penggunaan firewall yang terpenting.

ü  Melakukan back up secara rutin.

ü  Adanya alat pemantau integritas sistem.

ü  Penggunaan SSL (secure socket layer).

Penyerangan terhadap jaringan internet KPU

Jaringan internet di Pusat Tabulasi Nasional Komisi Pemilihan Umum  sempat down (terganggu) beberapa kali. KPU menggandeng kepolisian untuk mengatasi hal tersebut. “Cybercrime kepolisian juga sudah membantu. Domain kerjasamanya antara KPU dengan kepolisian”, kata Ketua Tim Teknologi Informasi KPU, Husni Fahmi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng , Jakarta Pusat (15 April 2009).

Menurut Husni, tim kepolisian pun sudah mendatangi Pusat Tabulasi Nasional KPU di Hotel Brobudur di Hotel Brobudur, Jakarta Pusat. Mereka akan mengusut adanya dugaan kriminal dalam kasus kejahatan dunia maya dengan cara meretas. “Kamu sudah melaporkan semuanya ke KPU. Cybercrime sudah datang,” ujarnya. Sebelumnya, Husni menyebut sejak tiga hari dibuka, Pusat Tabulasi berkali-kali diserang oleh  peretas.” Sejak hari lalu dimulainya perhitungan tabulasi, samapai hari ini kalau dihitung-hitung, sudah lebuh dari 20 serangan”, kata Husni, Minggu(12/4).

Seluruh penyerang itu sekarang, kata Husni, sudah diblokir alamat IP-nya oleh PT. Telkom. Tim TI KPU bias mengatasi serangan karena belajar dari pengalamn 2004 lalu. “Memang sempat ada yang ingin mengubah tampilan halaman tabulasi nasional hasil pemungutan suara milik KPU. Tetapi segera kami antisipasi.”

Kasus di atas memiliki modus untuk mengacaukan proses pemilihan suara di KPK. Motif kejahatan ini termasuk ke dalam cybercrime sebagai tindakan murni kejahatan. Hal ini dikarenakan para penyerang dengan sengaja untuk melakukan pengacauan pada tampilan halaman tabulasi nasional hasil dari Pemilu. Kejahatan kasus cybercrime ini dapat termasuk jenis data forgery, hacking-cracking, sabotage and extortion, atau cyber terorism. Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang pemerintah (against government) atau bisa juga cybercrime menyerang hak milik (against property).

Beberapa cara untuk menanggulangi dari kasus:

  • Kriptografi : seni menyandikan data. Data yang dikirimkan disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Di komputer tujuan, data dikembalikan ke bentuk aslinya sehingga dapat dibaca dan dimengerti oleh penerima. Hal ini dilakukan supaya pihak-pihak penyerang tidak dapat mengerti isi data yang dikirim.
  • Internet Farewell: untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Firewall dapat bekerja dengan 2 cara, yaotu menggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadi seperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanya komputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxy berarti mengizinkan pemakai  dalam untuk mengakses internet seluas-luasnya, tetapi dari luar hanya dapat mengakses satu komputer tertentu saja.
  • Menutup service yang tidak digunakan.
  • Adanya sistem pemantau serangan yang digunakan untuk mengetahui adanya tamu/seseorang yang tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attack).
  • Melakukan back up secara rutin.
  • Adanya pemantau integritas sistem. Misalnya pada sistem UNIX adalah program tripwire. Program ini dapat digunakan untuk memantau adanya perubahan pada berkas.
  • Perlu adanya cyberlaw: Cybercrime belum sepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, penting adanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbeda dari kejahatan konvensional.
  • Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga ini diperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime.

Cybercrime

Pengertian Cybercrime

Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengindentikkan cybercrime dengan computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertien computer crime sebagai:

“…any illegal act requiring knowledge of computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution”.

Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of European Community Development, yang mendefinisikan computer crime sebagai:

“any illegal, unehtical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data”.

 

Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya “Aspek-aspek Pidana di Bidang komputer”, mengartikan kejahatan komputer sebagai:

”Kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara illegal”.

Dari beberapa pengertian di atas, secara ringkas dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.

 

Karakteristik Cybercrime

Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut:

  1. Kejahatan kerah biru (blue collar crime)

Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.

  1. Kejahatan kerah putih (white collar crime)

Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.

Cybercrime sendiri sebagai kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet, memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas. Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya tersebut antara lain menyangkut lima hal berikut:

  1. Ruang lingkup kejahatan
  2. Sifat kejahatan
  3. Pelaku kejahatan
  4. Modus Kejahatan
  5. Jenis kerugian yang ditimbulkan

Jenis Cybercrime

Berdasarkan jenis aktifitas yang di lakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :

  1. Unauthorized Access

Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.

  1. Illegal Contents

Merupakan kejahatn yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.

  1. Penyebaran virus secara sengaja

Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.

  1. Data Forgery

Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.

  1. Cyber Espionage, Sabotage, and Extortion

Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.

  1. Cyberstalking

Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai teror yang ditujukan kepada seseorang dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertentu tanpa harus menyertakan identitas diri yang sebenarnya.

  1. Carding

Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.

  1. Hacking dan Cracker

Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut sebagai DoS (Denial Of Service). Dos attack merupakan serangan yang bertujuan melumpuhkan target (hang, crash) sehingga tidak dapat memberikan layanan.

  1. Cybersquatting and Typosquatting

Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Adapun typosquatting adalah kejahatan dengan membuat domain plesetan yaitu domain yang mirip dengan nama domain orang lain. Nama tersebut merupakan nama domain saingan perusahaan.

  1. Hijacking

Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling sering terjadi adalah Software Piracy (pembajakan perangkat lunak).

  1. Cyber Terorism

Suatu tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer. Beberapa contoh kasus Cyber Terorism sebagai berikut :

ü  Ramzi Yousef, dalang penyerangan pertama ke gedung WTC, diketahui menyimpan detail serangan dalam file yang dienkripsi di laptopnya.

ü  Osama Bin Laden diketahui menggunakan steganography untuk komunikasi jaringannya.

ü  Suatu website yang dinamai Club Hacker Muslim diketahui menuliskan daftar tip untuk melakukan hacking ke Pentagon.

ü  Seorang hacker yang menyebut dirinya sebagai DoktorNuker diketahui telah kurang lebih lima tahun melakukan defacing atau mengubah isi halaman web dengan propaganda anti-American, anti-Israel dan pro-Bin Laden.

Berdasarkan motif kegiatan yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi dua jenis sebagai berikut :

  1. Cybercrime sebagai tindakan murni kriminal

Kejahatan yang murni merupakan tindak kriminal merupakan kejahatan yang dilakukan karena motif kriminalitas. Kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan. Contoh kejahatan semacam ini adalah Carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Juga pemanfaatan media internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan material bajakan. Pengirim e-mail anonim yang berisi promosi (spamming) juga dapat dimasukkan dalam contoh kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana. Di beberapa negara maju, pelaku spamming dapat dituntut dengan tuduhan pelanggaran privasi.

  1. Cybercrime sebagai kejahatan ”abu-abu”

Pada jenis kejahatan di internet yang masuk dalam wilayah ”abu-abu”, cukup sulit menentukan apakah itu merupakan tindak kriminal atau bukan mengingat motif kegiatannya terkadang bukan untuk kejahatan. Salah satu contohnya adalah probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan, port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya.

Sedangkan berdasarkan sasaran kejahatan, cybercrime dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori seperti berikut ini :

  1. Cybercrime yang menyerang individu (Against Person)

Jenis kejahatan ini, sasaran serangannya ditujukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Beberapa contoh kejahatan ini antara lain :

ü  Pornografi

Kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.

ü  Cyberstalking

Kegiatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan menggunakan e-mail yang dilakukan secara berulang-ulang seperti halnya teror di dunia cyber. Gangguan tersebut bisa saja berbau seksual, religius, dan lain sebagainya.

ü  Cyber-Tresspass

Kegiatan yang dilakukan melanggar area privasi orang lain seperti misalnya Web Hacking. Breaking ke PC, Probing, Port Scanning dan lain sebagainya.

  1. Cybercrime menyerang hak milik (Againts Property)

Cybercrime yang dilakukan untuk menggangu atau menyerang hak milik orang lain. Beberapa contoh kejahatan jenis ini misalnya pengaksesan komputer secara tidak sah melalui dunia cyber, pemilikan informasi elektronik secara tidak sah/pencurian informasi, carding, cybersquating, hijacking, data forgery dan segala kegiatan yang bersifat merugikan hak milik orang lain.

  1. Cybercrime menyerang pemerintah (Againts Government)

Cybercrime Againts Government dilakukan dengan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah. Kegiatan tersebut misalnya cyber terorism sebagai tindakan yang mengancam pemerintah termasuk juga cracking ke situs resmi pemerintah atau situs militer.

Sumber : http://anyehbloganyeh.blogspot.com/2011/03/contoh-kasus-cyber-crime-part-one.html

Tanggal akses : Minggu, 21 Oktober 2012

TUGAS KELOMPOK [Pengantar Forensik Informatika]

Kelompok      : 2

Anggota          :

Dewi Indah Prastuti    (54409482)

Ferdata Adhitya          (50409643)

Khoirotunnisa              (54409814)

Triyana Putri               (52409007)

Wita Arthalia               (54409826)

Kelas               : 4IA07